Suatu Saat, Nanti

April 02, 2014

Semilir angin malam ini seakan membawa aromamu
Dinginnya udara malam ini buatku rindukan hangatmu
Sunyi di malam ini seakan membawaku dalam damaimu
Apa setelah ini ku terbangun dari tidur lelapku?

Oh, tidak,
Aku hanya sedang tenggelam dalam kesunyian malam
Ini hanya khayalan anehku yang buatku tersiksa
Ya, tersiksa akan dirimu yang selalu melewati fikiranku
Yang tak henti-hentinya memasuki aliran kerinduanku

Masih kuingat betul saat ku mencoba pergi darimu
Masih terkenang saat kau genggam erat tanganku,
Yang seperti tak rela melepaskannya
Tak kuasa ku menatap gelinang air matamu
Kupalingkan mataku,
Berusaha tuk beri senyum terbaikku di hadapanmu
Ketahuilah bahwa ku pun harus berpura-pura merelakanmu

Seiring waktu berlalu, kau datang kembali
Seketika terpintas di fikiran akan kenangan lalu
Namun lagi-lagi ku harus berpura-pura
Ya, pura-pura telah merelakanmu
Pura-pura telah damai tanpamu
Pura-pura  dapat tersenyum indah dibelakangmu
Namun tetap ku berikan senyum terbaikku
Entah, aku tak memahami

Dan kini kita bersama kembali
Melanjutkan kisah lama yang tak beraturan,
Dan merajutnya dengan kisah penuh perjuangan
Kau tetap memperjuangkanku untuk cinta
Ku tetap membela perjuanganmu untuk kita

Meskipun terkadang masih saja noda lalu menghampiri
Tapi selalu saja kau gagal membuatku menangis
Kau selalu berhasil percayakanmu
Kau selalu berhasil menampilkan senyum terbaikku
Kau selalu berhasil mengajakku bergenggam tuk berjuang bersama
Ku yakin denganmu kita bisa bersuka meraih asa

2 comments

Other Posts

Instagram